BAB IV
ANALISA dan HASIL PENELITIAN
Pada penelitian digunakan 2 metode untuk menganalisa data primer yang telah diperoleh, yakni metode analisa deskriptif dan metode analisa statistik. Metode analisa deskriptif dalam penelitian ini merupakan uraian atau penjelasan dari hasil pengumpulan data primer yang berupa kuesioner yang telah diperoleh dari responden penelitian. Sedangkan metode analisa statistik , selain untuk menguji uji validitas dan reabilitas dari kuesioner, metode analisa statistik juga digunakan untuk melakukan analisa regresi berganda.
4.1 ANALISA DESKRIPTIF
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Dari kuesioner tersebut
diperoleh gambaran umum mengenai karateristik responden. Karateristik tersebut meliputi jenis kelamin dan umur.
4.1.1 Karateristik berdasarkan umur
Diketahui bahwa kategori umur yang paling banyak diteliti adalah umur 20 tahun sebanyak 23 orang responden atau 46%. Untuk kategori umur paling sedikit adalah umur 22 tahun sebanyak 27 responden atau sekitar 54%
4.1.2 Karateristik berdasarkan jenis kelamin
Berdasarkan data-data pada kuesioner yang telah disebar oleh peneliti kepada 50 orang responden, diperoleh data mengenai jenis kelamin responden penelitian. Berdasarkan penelitian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa dalam penelitian ini jumalh responden perempuan lebih banyak yakni 31 responden atau 62%, jika dibandingkan dengan responden laki-laki yaitu sebanyak 19 orang yaitu 38%.
4.2 ANALISA STATISTIK
Sebelum kuesioner disebar kepada para responden untuk menjadi sumber data yang baik, perlu diuji layak atau tidak untuk digunakan dalam mengumpulkan informasi bagi penelitian ini. Sehingga data yang diperoleh dari responden dapat digunakan dalam penelitian ini. Oleh karena itu, peneliti mengadakan pra-survei terhadap 30 orang responden untuk menguji kelayakan pernyataan-pernyataan yang akan digunakan dalam penelitian. Kriteria keputusan pengambilan keputusan adalah sebagai berikut:
Untuk mengetahui validitas pada setiap butir pernyataan dalam kuesioner
- Jika r hitung > r tabel maka pernyataan itu valid
- Jika r hitung < r tabel maka pernyataan itu tidak valid
Untuk mengetahui reliabilitas kuesioner:
- Jika r alpha > r tabel maka pernyataan tersebut reliabel
- Jika r alpha < r tabel maka pernyataan tersebut tidak reliabel
Peneliti menggunakan tingkat kesalahan sebesar 5% dan derajat bebas (df) = jumlah butir pertanyaan – 2. Pada uji validitas dan reliabilitas kuesioner dalam penelitian ini diperoleh df = 18-2= 16, maka r reliabel (0,05:16) = 0,468.
4.2.1 Analisis Regresi Linear Berganda
Analisis regresi linear berganda digunakan untuk mengadakan prediksi nilai dari variabel Penggunaan provider Indosat (Y) pada kalangan mahasiswa dengan ikut memperhitungkan nilai variabel pada harga (X1) dan variabel tingkat pelayanan (X2), sehingga dapat diketahui pengaruh positif dan negatif harga dan tingkat pelayanan terhadap penggunaan Provider Indosat di kalangan mahsiswa. Model yang persamaan yang digunakan adalah
Y= a + b1x1 + b2x2 + e
Berdasarkan dari persamaan tersebut diperoleh persamaan regresi linear berganda:
Y = 4,182 – 0,463X1 + 0.601 X2 + e
dari persamaan tersebut dapat digambarkan sebagai berikut:
Konstanta (a) 4,182 menunjukan harga konstanta, dimana jika variabel X1 dan X2 = 0 maka citpenggunaan provider(Y) + 4,182
Dari hasil analisis regresi tersebut diatas terlihat bahwa dari ke dua variabel bebas yang diamati terdapat satu variabel positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen yaitu tingkat pelayanan (X2), sedangkan yang tidak signifikan terhadap kepuasan konsumen terdapat pada harga (X1).
4.3 PEMBAHASAN
Pada hasil Analisis Regresi, koefisien regresi variabel tingkat pelayanan (X2) mempunyai parameter sebesar 0,601, yang ternyata memiliki nilai yang paling tinggi daripada koefisien regresi lainnya. Adapun interpretasi dari parameter tersebut adalah menyatakan bahwa setiap penambahan 1 satuan variabel tingkat pelayanan maka akan meningkatkan kepuasan konsumen sebesar 0,601. Hal ini menunjukkan bahwa variabel tingkat pelayanan secara signifikan berpengaruh terhadap kepuasan. Hal ini berarti faktor tersebut, baik secara parsial maupun kumulatif dengan variabel lain secara signifikan berpengaruh terhadap kepuasan. Implikasinya adalah bahwa untuk meningkatkan penggunaan provider Indosat untuk menjaga keeksistensiannya maka variable tingkat pelayanan dominan perlu diperhatikan oleh perusahaan.
Sabtu, 12 November 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar